Senin, 21 Mei 2012

3 ARSITEK JIHAD MODERN : JALAN CINTA PARA PEJUANG

 "Bukankah kita berada di atas kebenaran dan mereka di atas kebathilan?”
“Bukankah kita berada di shaf ar-Rahman sedang mereka di shaf syaithan?”
“Bukankah kita mengajak kepada kemuliaan dan mereka mengajak kepada kehinaan?”
“Bukankah kita mencintai perdamaian, anti permusuhan, dan tidak berbuat zhalim sedang mereka selalu mengalirkan darah kaum muslimin dan mereka adalah penghianat?”

Jawabannya: “Benar...”

Lalu mengapa Allah belum menolong kita? Mengapa kita tetap menjadi sasaran dan bulan-bulanan? Hampir-hampir kita menjadi gila karenanya.

Kita tidak menderita satu bencana kecuali pasti akan diikuti oleh bencana berikutnya. Lihat saja di Afganistan, pembantaian di Kashmir, penghancuran masjid-masjid di India, pemerkosaan muslimah dan pemurtadan massal di Indonesia, dan... dan... bencana... bencana... bencana... di negeri-negeri Islam.

Sampai-sampai mencapai posisi kehinaan yang terendah, muslimin dibantai bagaikan menyembelih binatang ternak, di Bosnia, Kosovo, Palestina... sampai-sampai kita lupa pada bencana-bencana yang sebelumnya.

Anak-anak muslim tak berdosa yang menjadi yatim piatu, muslimah yang menjadi janda, para gadis muslimah yang mengandung anak-anak dari bangsa keturunan babi dan kera (Yahudi dan Nasrani) yang memperkosa mereka...

Sampai kapankah keadaan umat akan seperti ini? Belum cukupkah? Hingga pada hari-hari ini, seorang muslim berpagi hari tidak menanti kecuali berita yang memilukan hati dari derita saudara muslim lainnya; juga kematian saudaranya, yang setelah beberapa detik akan segera terlupakan... laa haula wa laa quwwata illa billah...

Meski demikian, kita harus yakin bahwa ini adalah proses menuju tamkin dan nashr. Ini adalah rasa sakit bagaikan sakitnya seorang ibu yang akan melahirkan. ya... akan segera datang nashr dan tamkin, andaikan kita enyahkan sebab-sebab kehinaan kita. Harus segera kembali kepada Allah dan Rasul-Nya. Kita angkat senjata... karena inilah jalan kita mencapai nashr dan tamkin, para musuh mengetahui ini semua.

“Jika kalian telah berjual beli dengan 'inah, ridha dengan beternak saja, dan kalian tinggalkan jihad fie sabilillah; maka Allah akan timpakan kepada kamu kehinaan sampai engkau kembali kepada agamamu.”

Sampai engkau tinggalkan jual-beli 'inah. Sampai engkau tinggalkan kecintaan akan peternakan dan engkau angkat senjatamu berjihad melawan musuh-musuh Allah. Itulah ungkapan Utusan Allah Muhammad saw, panglima besar kita. Itulah jalan untuk melepaskan diri dari kehinaan.
Mujahidin telah bergerak, pada setiap saat dan tempat di berbagai pelosok bumi telah terjadi pertempuran dahsyat antara mujahidin dan salibis zionis, antara ahlul haq dan ahlul bathil, antara keadilan dan kedzaliman, mereka membunuh dan terbunuh, dan itulah azzam mereka,

Lalu dimanakah kita? Pertempuran di depan mata kita sangat tampak dengan jelas dan mencolok! Dimanakah kita...?! hanya menjadi penonton...?! bersikap netral-netral saja...?! yang cepat atau lambat akan tergolong dalam kelompok munafiqin. Ataukah menjadi komentator...?! yang hanya omong kosong...?! omongan tanpa memahami hakikat yang kita omongkan...?! bagaimana kita akan mengomentari peperangan ini, sedang kita tidak tahu sedikitpun tentang pertempuran ini, karena kita tidak pernah mengikutinya...!!

Bahkan... bahkan obrolan kita di berbagai tempat; dan warung kopi, kelas mahasiswa dan buruh bangunan dingga kafe-kafe kelas hotel bintang lima; merupakan kesenangan bagi musuh dan cemoohan bagi mujahidin... na'udzubillah...
Marilah bertobat... bertobat kepada Allah dan memperbaiki diri kita! Kita tebus kesalahan dengan menjadi bagian dari mujahidin! Dengan demikian semoga Allah menerima kita...

Hilangkanlah sikap netral, dan bergabunglah dengan mujahidin ahlul haq! Bukankah kaum munafik dan kafirin berada dalam kerak-kerak jahannam?

Musuh di depan matamu, intai dan serang mereka dengan apa dan cara yang engkau bisa! Dasari perbuatan kalian dengan syariat Allah, maka dengan demikian engkau pantas berbangga karena telah menjadi bagian dari mujahidin... penolong-penolong (agama) Allah.

Jika engkau mati dalam proyek ini maka engkau mati syahid, terbebas dari rasa sakit ketika nyawa keluar, terbebas dari pertanyaan kubur, terbebas dari huru hara dahsyat, engkau akan dapatkan bidadari, engkau akan bantu 70-an keluargamu dengan membebaskan mereka dari siksa neraka karena hak syafaat yang engkau miliki, engkau akan dimasukkan surga tanpa hisab, engkau akan beterbangan di surga... dan masih banyak kenikmatan lainnya... Semoga...

KEEP OUR SPIRIT... KEEP ISTIQOMAH...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar